Sabtu, 16 November 2019

Cara Melakukan Instant Swtiching Reksadana di Indopremier

Cara Melakukan Instant Swtiching Reksadana di Indopremier


MASRISKI.COM - Reksadana adalah salah satu insturmen investasi yang mudah dan murah. Untuk minimal pembeliannya sendiri tergantung pada kebijakan manajer investasi dan platform jual beli reksdana yang digunakan. Pada kesempatan kali ini akan kita bahas bagaimana Cara Melakukan Instant Swtiching Reksadana di Indopremier.

Apa itu Indopremier ?

Indopremier sendiri adalah salah satu broker atau tempat jual beli saham dan reksadana. Indopremier memiliki platform yang bernama Ipotfund khusus untuk transaksi reksadana. Sobat juga bisa menggunakan aplikasi IpotGo yang sudah terintegrasi dengan semua layanan IndoPremier. 

Melakukan instant switching memang lebih simpel karena kita tidak harus menjual dahulu reksdana yang kita punya dan kemudian baru membeli saat uang sudah masuk ke rekening aku. Hal tersebut membutuhkan cukup banyak waktu. Sebagai investor waktu adalah uang, jadi kita tidak ingin kehilangan waktu atau momentum dalam berinvestasi.

Cara Melakukan Instant Swtiching Reksadana di Indopremier

  1. Log in ke dalam akun Indopremier
  2. Kemudian sobat memilih reksadana yang hendak di beli
  3. Klik beli, centang persetujuan dan masukan keranjang.
  4. Pada keranjang akan muncul reksadana yang hendak di beli.
  5. Lalu klik menu add sell order, kemudian akan muncul perintah instant switching di atas reksadana yang hendak kita beli.
  6. Kemudian masukan jumlah unit yang hendak kita jual atau bisa klik saja jual semua kalau mau dipindahkan semuanya.
  7. Setelah itu, pada menu pembelian akan berganti jumlah presentase pembelian dari unit yang terjual.
  8. Masukan jumlah presentase yang diinginkan.
  9. Kemudian sobat bisa pilih regular atau ekspress. Untuk ekspress kemungkinan akan dikenakan
  10. Jika berhasil akan dikirimkan email pemberitahuan.

Kelebihan Instant Switching di IndoPremier

Bebas Biaya


Beberapa manajer investasi di IndoPremier akan mengenakan biaya penjualan pada jangka waktu tertentu. Misalnya untuk di bawah 6 bulan dikenakan 2,5 %, di atas satu tahun 1 %. Semua biaya ini bisa kita cek sebelum pembelian. Namun, dengan fitur ini kita tidak dikenakan biaya penjualan dan biaya pembelian reksadana.

Bisa Dilakukan Sehari


Apabila sobat melakukan transaksi pada hari kerja di bawah jam 13.00. Maka instant switching reksadana bisa dilakukan dalam satu hari. Di atas jam 13.00 atau pada saat bukan jam kerja maka harga reksadana yang kita jual akan disesuaikan sesuai Nav hari kerja. Misalnya kita menjual pada hari Jumat Sore, maka harga NAV yang digunakan adalah harga pada hari Senin sesudah 13.00

Fungsi Melakukan Instant Swtching Reksdana

Fungsi Melakukan Instant Swtching Reksdana

Perubahan Tujuan Investasi


Tujuan melakukan  pemindahan reksdana ini adalah adanya perubahan tujuan investasi. Misalnya kita memiliki reksdana saham untuk jangka panjang misalnya lima tahun, saat tahun ke 3 atau ke empat bisa dipindahkan ke reksdana pendapatan tetap atau pasar uang agar resiko investasinya sudah turun. Bisa juga sebaliknya, selama ini sobat belajar memahani resiko reksadana. Saat sudah paham, dari reksdana pasar uang yang dimiliki bisa dipindahkan ke reksadana pendapatan tetap atau pasar saham. Semua tergantung kebutuhan investasi sobat sendiri.

Berpindah Manajer Investasi


Mungkin sobat kurang puas dengan kinerja sebuah manajer investasi  (MI) atau berubah haluan dari investor yang difensi menjadi lebih agresif juga bisa memanfaatkan fitur ini. Misalnya pada MI saham A hanya bisa memberikan return 5% pertahun sedangkan MI saham B bisa menghasilkan return 10%.

So itulah Cara Melakukan Instant Swtiching Reksadana di Indopremier, kelebihan instant switching di Indopremier dan tujuan dilakukan pemindahan reksadana. Langkah di atas saya mempelajarinya sendiri, mungkin ada prosedur yang berbeda dari yang disarankan dari pihak IndoPremier. Tapi saat saya tulis artikel ini dengan cara tersebut bekerja sesuai keinginan. - MASRISKI.COM

Senin, 11 November 2019

Reksadana Pendapatan Tetap. Pengertian dan Keuntungannya

KEUNTUNGAN REKSADANA PENDAPATAN TETAP


MASRISKI.COM - Reksadana selanjutnya disingkat RD adalah salah satu produk investasi yang bisa dikatakn cocok untuk semua orang. Ada empat jenis reksdana yang masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Pada kesempatan kali ini akan kita bahas reksdana pendapatan tetap, mulai dari pengertiannya hingga keuntungan dan kelebihannya.

Pengertian Reksadana Pendapatan Tetap

RD PT adalah reksadana yang berfokus pada efek yang memberikan pendapatan tetap. Produk yang biasanya dibeli oleh manajer investasi adalah utang atau surat utang, baik korporat maupun negara. Secara peraturan, komposisi dari RDPT adalah 0 - 80% pada instrumen pendatapan tetap. Kemudian 0 - 20 % untuk instrumen pasar uang.

BACA JUGA : Mau Beli Surat Utang Negara Ritel ? Ini Jenis dan Keuntungannya

Kelebihan Reksdana Pendapatan Tetap

Secara karakeristik produk, insturmen pendapatan tetap mampu memberikan imbal hasil yang lebih besar dari instrumen pasar uang. RDPT secara rata-rata mampu memberikan imbal hasil 10 - 15 %/tahun tergantung pada karakteristik dan performa dari manajer investasi. Kemudian fluktuasi harga tetap ada, tetapi relatif lebih stabil karena secara karakter produk, RDPT memiliki resiko yang moderat atau menengah.

BACA JUGA : Kelebihan dan Kekurangan Reksadana Pasar Uang

Kekurangan Reksadana Pendapatan Tetap

Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, RDPT masih terdapat fluktuasi atau naik turunnya harga unit. Hal ini berbeda apabila dibandingkan dengan RD pasar uang yang relatif naik terus dalam waktu ke waktu. Namun, apabila yang dibandingkan dengan RD saham fluktuasi harga RDPT sangat stabil. Untuk investasi jangka panjang di atas 5 tahun akan kurang maksimal karena imbal hasilnya di bawah imbal hasil RD pasar saham. Kekurangan selanjutnya kurang agak kurang general karena tidak berlaku pada semua produk RDPT, yaitu minimal harga. Ada beberapa produk yang minimal pembeliannya lumayan besar, jadi sobat harus memfilter produk RDPT yang minimal pembelian awal dan pembelian lanjutan sesuai kemampuan.

Siapa Yang Cocok Reksadana Pendapatan Tetap

RDPT ini cocok untuk Anda yang mulai memahami resiko dalam investasi reksadana. Namun, Anda belum berani berpindah menjadi tipe agresif. Untuk itu, reksadana ini memberikan imbal hasil yang moderat dengan resiko yang moderat pula. Dalam keadaan normal, imbal hasil RDPT ini di atas RD pasar uang, tetapi di bawah RD pasar saham. Reksadana tipe ini juga cocok untuk investasi dengan tujuan jangka menengah, yaitu 1 - 3 tahun.

Untuk itu, sobat tetap perlu memiliki produk RD pendapatan tetap yang sesuai dengan kriteria sobat, karena ada yang konvensioan dan syariah. Kemudian juga disesuaikan dengan kemampuan belinya dan terpenting adalah kinerja masa lalunya.

Jumat, 08 November 2019

Mau Beli Surat Utang Negara Ritel ? Ini Jenis dan Keuntungannya

investasi surat utang negara

MASRISKI.COM - Obligasi atau surat utang negara adalah surat berharga negara yang dikeluarkan oleh negara guna pembiayaan negara. Obligasi negara ini ada dua jenis, yaitu ritel dan korperasi. Kali ini akan kita bahas Keuntungan dan Jenis Surat Utang Negara Ritel.

Pembiayaan melalui penerbitan surat utang negara ini adalah untuk memebuhi kebutuhan dan diversifikasi pembiayaan APBN. Juga untuk mengurangi ketergantungan negara pendapatan dari pajak dan modal asing. Sebab, jenis-jenis yang saya sebutkan di bawah hanya bisa dibeli oleh investor dalam negeri saja. Apalagi sekarang sudah serba online, jadi pembeliannya tidak perlu ribet tapi tetap aman. Ditambah dengan minimal pembelian yang rendah, bisa menjangkau investor ritel.

Keuntungan Membeli Surat Utang Negara

  • Dijamin Negara. Sangat cocok untuk tipe investor yang konservatif karena aman dijamin oleh undang-undang.
  • Minimal pembelian rendah
  • Imbal hasil lebih besar dari deposito bank.
  • Pengenaan pajak lebih rendah, dibandingkan depostio
  • Capital gain (untuk Sukuk Ritel dan Obligasi Ritel)
  • Investasi dana dari rakyat, untuk kepentingan rakyat dan dikembalikan dalam bentuk fasilitas dan kupon.

Kekurangan Surat Utang Negara

  • Kurangnya likuiditas, baik saat pembelian dan penjualan.

Saving Bond Ritel (SBR)

apa itu Saving Bond Ritel

Saving Bond Ritel atau SBR adalah instrumen pembiayaan negara yang ditawarkan pada individu atau perseorangan ritel warna Negara Indonesia. SBR ini salah satu favorit obligasi ritel pemerintahan karena menjadi yang pertama obligasi ritel yang bisa dibeli secara full online.

Keuntungan SBR sendiri sama dengan obligasi lainnya, yaitu mendapatkan kupon setiap bulan. Besaran kupon adalah floating with floor. Misalnya pada SBR008 yang memiliki kupon 7,20% per tahun. Angka tersebut didapatkan dari BI 7 Day Reverse Repo Rate ditambah dengan spread sebesar 1,70%. Kupon ini tidak akan turun walaupun BI menurunkan suku bunga acuan, tetapi akan naik apabila.

Jangka waktu yang ditawarkan adalah 2 tahun dengan minimal pembelian Rp 1 juta saja sedangkan untuk maksimal pembeliannya adal Rp 3 milyar. Namun, untuk investor yang membeli di atas Rp 2 juta dapat melakukan early redemption setelah tahun pertama sebesar 50%. Kemudian dari sisi pengenaan pajak, hanya dikenakan 15% dari kupon yang diterima setiap bulan.

Sukuk Tabungan (ST)

apa itu Sukuk Tabungan

ST secara teori sama persis dengan SBR di atas. Hanya saja dikelola dengan menggunakan prinsip syariah dan dinyatakan oleh Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI). Dana yang berhasil dikumpulkan digunakan  untuk pembelian hak manfaat barang milik negara untuk disewakan kepada pemerintah dan pengadaan proyek untuk disewakan kepada pemerintah. Imbal hasil yang diberikan berasal dari keuntungan brupa uang sewa (ijarah).

ST sendiri ada dua jenis, ST biasa dan ST Green. ST biasa akan dikelola untuk mendukung pembangunan nasional dan membiayai infrastruktur. Sedangkan untuk Sukuk Green digunakan untuk pembiayaan proyek ramah lingkungan di lima faktor. Untuk kekurangannya sendiri sama dengan SBR. Pertama, tidak likuid alias tidak bisa dicairkan sesuai kebutuhan. Kemudian pembelian harus sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan.

Obligasi Ritel (ORI)

keuntungan Obligasi Ritel

ORI ini secara prinsip sama dengan SBR. Namun, mulai dari ORI seri ORI016 sudah bisa dibeli secara full online lewat lembaga yang sudah ditunjuk. Bedanya dengan SBR, adalah tenornya. Pada SBR tenornya 2 tahun, pada ORI ini tenornya adalah 3 tahun. Untuk ORI016 yang baru saja dikeluarkan digunakan untuk pembiayaan peningkatan SDM. Sebelumnya, ORI ini minimal pembeliannya adalah Rp 5 juta, tetapi pada aturan baru dibuat seperti SBR agar bisa lebih dijangkau oleh investor ritel kecil.

Perbedaan lainnya dengan SBR adalah ORI memiliki kupon tetap. Untuk dasar perhitungannya sama, BI 7 Day Reverse Repo Rate ditambah dengan spread sebesar 1,70%. Namun, kupon ini tidak akan naik ataupun turun hingga tenor selesai. Perbedaan terakhir adalah bisa diperjualbelikan di pasar sekunder demostik. Jadi, keuntungannya selain mendapatkan kupon tiap bulan, juga berpotensi mendapatkan capital gain dari penjualan ORI ini.

Sukuk Ritel (ST)

keuntungan Sukuk Ritel

Jika Sukuk Tabungan hampir sama dengan SBR. Maka SR ini hampir sama dengan ORI, tetapi dijalankan dengan prinsip syariah. Semua metodenya sama, minimal pembelian satu juta, tenor tiga tahun, imbal hasil yang diberian tetap dan bisa diperjualbelikan di pasar sekunder dalam negeri. SR ini digunakan untuk pembangunan infrastruktur. Misalnya pada SR-011 digunakan untuk pembangunan jalur kereta api trans Sulawesi, Lintas Makassar dan Pare-Pare Sulawesi Selatan. Keudian Jembata Holtekam Jayapura,, Jembatan Petuk Kupang NTT, Gedung Perkuliahan Institut Teknologi Sumatera, Lamung, Laboratorium BIO Safety Level 3 LIPI Jabar. Terakhir Jalan Regional Tayang - Tanjung - Sanggau, Kalimantan Barat.

Minggu, 03 November 2019

Kelebihan dan Kekurangan Reksadana Pasar Uang

kelebihan dan kekurangan reksadana pasar uang

MASRISKI.COM - Reksadana adalah himpunan dana masyarakat yang dikelola oleh manajer investasi. Jenisnya sendiri ada bermacam-maca, ada reksadana pasar uang, pendapatan tetap, campuran dan saham. Masing-masing memiliki profil keuntungan dan resikonya. Pada kesempatan kali ini akan kita bahas Kelebihan dan Kekurangan Reksadana Pasar Uang.

Kelebihan Reksadana Pasar Uang

Resiko Yang Rendah


Kebijakan penempatan reksdana selalu diatur oleh peraturan. Untuk reksadana pasar uang harus ditempatkan 100% pada efek yang memiliki jatuh tempo maksimal satu tahu,. Biasanya manajer investasi akan menempatkan dana pada deposito bank atau surat utang yang jatuh temponya kurang dari satu tahun. Jadi secara resiko yang akan dihadapi sangat kecil karena sama saja saat kita melakukan deposito di bank.

Imbal Hasil Stabil

Dibandingkan dengan depostio, reksadana pasar uang bisa lebih besar dari deposito karena dikombinasikan dengan surat utang yang jatuh tempo kurang dari satu tahun. Imbal hasil dari deposito ini memang relatif stabil dan naik dari waktu ke waktu. Lagi-lagi seperti halnya deposito di Indonesia yang sudah dipasarkan secara nilai mendapatkan kenaikan.

Minimal Investasi Rendah

Keuntungan lainnya adalah minimal dana yang dibutuhkan sangat rendah. Bahkan beberapa manajer investasi pada reksadana pasar uang hanya memberikan minimum pembelian sebesar Rp 10.000 saja. Namun, dengan nominal yang kecil jangan harapkan imbal hasil yang maksimal. Dengan minimbal pembelian yang rendah, cocok untuk sobat seperti pelajar, mahasiswa dan orang awam yang ingin belajar lebih dalam seputar reksadana.

Bebas Biaya

Kelebihan reksadana pasar uang lainnya adalah bebas biaya pembelian dan penjualan. Jadi RD pasar uang ini sangat likuid karena tidak harus menunggu jangka waktu tertuntu agar dibebaskan dari biaya. Selain itu, seperti reksadana pada umumnya, tidak dikenakank pajak karena bukan merupakan objek pajak. Lalu juga tidak ada biaya yang harus kita bayarkan pada manajer investasi, bank kustodian dan lainnya karena nilai unit yang kita beli sudah termasuk dari biaya-biaya tersebut.

Kekurangan Reksadana Pasar Uang

Imbal Hasil Rendah

High risk, high return  dan low risk, low return. Imbal hasil yang diberikan oleh RD Pasar uang memang relatif lebih rendah dibandingkan dengan reksadana lainnya. Rata-rata imbal hasil yang diberikan adalah 5-7 & per tahunnya. Namun, imbal hasil yang ditawarkan tetap stabil. Memang untuk jangka panjang imbal hasilnya kurang maksimal. Hal ini berlaku apabila kondisi pasar dalam kondisi normal. Sebab, saat ekonomi kurang stabil seperti akhir-akhir ini RD pasar uang bisa memberikan imbal hasil lebih besar. Misalnya saja Sucorinvest Sharia Money Market yang bisa memberikan imbal hasil year to date ( Januari - Oktober) 5% saat kondisi IHSG memberikan year to date 0,2% saja.

Siapa Yang Cocok Reksadana Pasar Uang ?

reksadana pasar uang

Reksadana pasar uang ini cocok untuk sobat yang baru belajar tentang investasi khususnya reksdana. Sembari mempelajari lebih dalam, kita menempatkan pada pasar uang karena memang likuid dan bebas biaya-biaya. RD pasar uang juga sangat cocok untuk sobat yang memiliki karakter investor konservatif yang tidak tahan adanya turun-naik (fluktuasi) nilai investasi. Terakhir, RD pasar uang cocok untuk investasi jangka pendek, yaitu 1 tahun- MASRISKI.COM

Minggu, 16 Juni 2019

Saham Vs Reksadana Saham, Bagus Mana Untuk Pemula ?

Saham Vs Reksadana Saham


MASRISKI.COM - Sekarang ini masyarakat sudah melek akan investasi. Ada sangat banyak jenis investasi yang ada. Salah dua yang paling umum dikenal adalah reksadana dan saham. Nah, pada artikel ini akan kita bahas Saham Vs Reksadana Saham, Bagus Mana Untuk Pemula ? Dari berbagai sudut pandang dan poin kelebihan dan kekurangan masing-masing akan dituliskan langsung ditiap poin sudah pandang.

Saham Vs Reksadana Saham

Pembukaan Rekening

Sebelum memulai untuk melakukan investasi kita perlu tahu bagaimana kemudahan dalam pembukaan rekening investasti. Dari sisi ini, reksadana adalah pemenanngnya. Sekarang sudah ada banyak sekali website yang menyediakan pembukaan akun reksadana secara online. Juga dari kecepatan pembukaan akun hanya hitungan 1-2 hari kerja. Cara daftarnya juga hanya membutuh email dan foto KTP kamu saj lo.

Sedangkan untuk saham pembukaannya jaub lebih sulit. Kita perlu mendaftarkan ke broker saham atau mendaftarkan ke bank sekuritas untuk membuka rekening saham. Selain itu, dari waktu yang digunakan paling cepat adalah 7 hari kerja apabila berkas sudah lengkap dan benar. Namun, sekarang kita sudah bisa mendapaftar secara full online dibeberapa perusahaan sekuritas dengan proses yang lebih cepat.

Modal Awal Saham Vs Reksadana Saham

reksadana vs saham

Jika sobat tidak ada masalah dengan modal, mungkin poin ini bisa langsung dilewati. Namun, untuk sobat yang dananya terbatas penting untuk mengetahui hal ini. Sebenarnya antara reksadana saham dan saham sendiri tidak membutuhkan banyak modal untuk melakukannya.

Di reksadana saham kita bisa memulai investasi mulai dari Rp 100.000 saja. Selain itu, walaupun kita hanya memulai dengan uang 100 ribu sudah otomatis dilakukan divertifikasi pembelian saha oleh manajer investasi karena juga ada aturan yang mengikat tentang berapa banyak dana yang boleh untuk dibelikan sebuah saham.

Sedangkan untuk saham, memang kita bisa mulai dari dengan 100 ribu pada bebarapa perusahaan sekuritas. Namun, dengan modal tersebut kita akan kesulitan untuk melakukan divertifikasi. Bahkan untuk membeli 1 lot saham yang berkualitas saja masih kurang. Untuk poin ini, reksadana kembali menang.

Pengelolaan Reksadana Saham Vs Saham

Pengelolaan juga menjadi penting untuk sobat yang waktunya terbatas atau masih membutuhkan waktu dalam belajar dunia pasar modal. Di reksadana saham akan mengelola uang kita dengan baik. Kita hanya perlu mencari manajer investasi yang kita inginkan. Sisanya biarkan mereka menentukan di mana modal kita akan ditaruh.

Sedangkan untuk saham kita harus melakukannya secara mandiri. Untuk kita yang baru di dunia saham sedikit banyak akan kesulitan. Perusahaan mana yang bagus untuk kita beli sahamnya ? Bagaimana kondisi perusahaan yang bagus ? Setidaknya kita memerlukan waktu untuk belajar dan ada kemungkinan besar untuk rugi dalam waktu yang cepat. Walaupun reksadana saham juga tidak menjanjika keuntungan secara cepat, setidaknya manajer investasi memiliki pengetahuan yang lebih luas dari orang awam.

Kepemilikan Saham dan Reksadana Saham

reksadana saham vs saham


Jika mengacu bagaimana kepemilikan kita terhadap sebuah perusahaan. Pada reksadana saham uang kita dikelola oleh manajer investasi. Jadi kita tidak memiliki kepemilikian secara langsung kepada perusahaan yang sahamnya dibeli oleh manajer investasi. Kepemilikan yang ada menjadi nama dari perusahaan manajer investasi.

Berbeda dengan saham yang kita bisa memiliki kepemilikan langsung terhadap sebuah perusahaan yang kita investasikan. Memang tidak ada pengaruh secara signifikan terhadap modal yang kita investasikan, tetapi rasa kepemilikan untuk beberapa orang menjadi faktor penting.

Likuiditas Saham Vs Reksadana Saham

Kali ini kita akan membandingkan likuiditas dari saham dan RD saham. RD saham jauh lebih likuid karena manajer investasi akan membeli apabila kita melakukan penjualan unit RD saham yang dimiliki. Juga harga yang dipatok sudah pasti karena perubahan harga unit hanya satu kali sehari. Berbeda dengan saham yang kita harus menyesuaikan harga pasar pada saat itu. Apalagi jika sobat memiliki saham-saham yang peredarannya rendah akan jauh lebih sulit menjualnya. Untuk poin ini tergantung pada saham apa yang kita miliki. Untuk emiten yang memiliki kapitalisasi pasar yang besar, hal ini tidak menjadi masalah. Hanya saja kita harus menyesuaikan harga pasar pada saat itu agar lebih mudah terjual.

Keuntungan Reksadana Saham Vs Saham

RD saham dan saham sama-sama mengambil keuntungan pada capital gain atau peningkatan nilai dari harga beli. Selain itu, keduanya juga sama-sama berpatokan pada sentimen dan kondisi pasar. Keduanya juga sama-sama berpatokan kepada IHSG sebagai indikator performanya.


Namun, pada saham kita bisa jauh lebih fleksibel dan bahkan meraih hasil yang jauh lebih besar apabila memilih saham yang tepat. Sedangkan pada RD saham terikat pada aturan-aturan tertentu, misalnya berapa modal yang harus diinvestasikan di sebuah saham. Kemudian kita juga harus memperhatikan manajer investasi RD saham yang dipilih. Fokus masing-masing MI berbeda, jadi sesuaikan dengan karakter kita.

Keuntungan yang hanya ada di saham ada deviden. Deviden adalah pembagian keuntungan perusahaan yang diberikan kepada pemegang saham. Biasanya saham diberikan 1 -2 tahun dan rasionya 1- 5 %. Memang secara angka berdasarkan nilai investasi kita. Inilah yang menjadi nilai lebih dari memiliki saham.

Resiko Saham dan Reksadana Saham

resiko saham dan reksadana saham

Sebenarnya keduanya memiliki resiko yang sama-sama besar karena keduanya bergantung pada hal yang sama. Namun lagi-lagi karena kita sudah melakukan divertifikasi saham melalui manajer investasi kita bisa menghindari kerugian yang lebih dalam. Sedangkan saham kita hanya bisa melakukan cut loss apabila kerugian sudah terlalu dalam.

Kesimpulan Saham Vs Reksadana Saham

Tidak ada nilai mutlak yang menentukan lebih bagus mana antara reksadana saham dan saham itu sendiri. Apabila kita sudah mengerti dan bisa melakukan divertifikasi saham secara mandiri, beberapa poin di atas tidak berlaku karena kita sudah melakukan hal yang sama dengan para manajer investasi yang berbeda hanyalah besaran modalnya.

Namun, untuk teman-teman yang benar-benar awam dan membutuhkan waktu untuk mempelajari dunia saham secara langsung. Ada baiknya langsung membuka akun reksadana saham dari pada uang kita tidak terpakai selama kita berusahan mendalami dunia pasar modal.

Jika kita berbicara dalam konidi modal yang sama. Reksdana saham jauh unggul dalam segala hal kepraktisan. Sedangkan untuk saham lebih high risk high return. Kita bisa mendapatkan keuntungan yang lebih tapi juga dihadapkan resiko yang lebih besar.

Saya sendiri lebih memilih melakukan kedua hal tersebut. Mengelola saham secara pribadi, tetapi juga memiliki reksadana saham dibeberapa manajer investasi. Namun, untuk prosentasi sendiri masih lebih banyak di saham karena saya merasa lebih leluasa menempatkan modal. Lagi-lagi pilihan ada ditangan Anda - MASRISKI.COM

Senin, 10 Juni 2019

Deposito Vs Surat Utang Negara, Mana Lebih Untung ?

depostio vs surat utang negara ritel



MASRISKI.COM - Di era yang sudah serba digital investasi menjadi suatu hal yang lebih mudah dan murah. Kita juga bisa menggali infomrasi suatu instrumen investasti lebih dalam hanya dengan genggaman tangan. Kali ini saya ingin membandingkan Deposito Vs Surat Utang Negara, Mana Lebih Untung ?

Deposito

kelebihan dan kekurangan deposito


Deposito adalah salah satu instrumen investasi yang sering digunakan. Apalagi untuk masyarakat awam, kemungkinan depostio menjadi instrumen investasi yang paling awal diketahui. Return dari deposito cenderung fluktuatif tergantung dari tingkat suku bunga yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Namun, biasanya return bersih yang kita terima dibawah bunga acuan.

Deposito menjadi pilihan utama karena memang mudah dalam pelaksanaannya. Apalagi kalau kita sudah terdaftar dalam sebuah bank. Namun, syarat minimal deposito bagi beberapa orang terlihat besar, karena minimum uang yang bisa dimasukan ke deposito adalah Rp 8 juta. Bahkan ada beberapa bank yang minimum depostionya di atas angka tersebut. Tapi, kita bisa menambah tabungan deposito kapanpun selama kita menginginkannya.

Kelebihan deposito ada pada tingkat fleksiblitasnya. Kita bisa melakukannya kapanpun tidak terikat waktu. Kemudian jangka waktu yang diinginkan juga sangat fleksibel. Jangka waktu yang ada mulai dari satu, tiga, enam bulan hingga satu tahun. Bisa dipilih sesuai kebutuhan dan keinginan yang mana juga akan mempengaruhi besaran imbal hasil yang didapat.

Kelebihan lainnya adalah kita bisa melakukan compound interest. Compound interest adalah kondisi dimana imbal hasil yang kita terima ditambahkan dalam tabungan depostio yang dimiliki yang akan menambah jumlah tabungan deposito kita. Pajak yang dikenakan setiap penerimaan bunga atau imbal hasil dalam deposito menurut aturan adalah 20%.

Kelebihan Depostio

  • Pembelian fleksibel
  • Jangka waktu fleksibel
  • Bunga / imbal hasil beragam
  • Bisa compound interest

Kekurangan Depostio

  • Setoran minimum lumayan besar
  • Imbal hasil atau bunga fluktuatif
  • Pajak lebih besar

Surat Utang Negara

keuntungan surat utang negara ritel

Sekarang negara berusaha mendapatkan pembiayaan dari masyarakatnya. Hal inilah yang dilakukan Jepang, dimana rasio  utangnya terlihat besar tapi surat utang negaranya dimiliki mayoritas oleh penduduk negaranya.

BACA JUGA : Beli Saving Bond Ritel Tanpa NPWP

Surat utang negara yang kita maksud adalah yang versi ritel atau yang bisa dibeli oleh indivdu. Sekarang sudah ada beberapa jenis instrumen investasi SUN, mulai dari Saving Bond Ritel, Sukuk dan juga Obligasi ritel. Namun, yang kita bahas adalah saving bond ritel dan sukuk saja karena yang lebih apple to apple ke tabungan deposito.

Yang menjadi kelebihan utama dari instrumen ini adalah minimum pembelian hanya 1 juta rupiah saja. Kemudian imbal hasil yang diberikan di atas bunga depostio. Karena imbal hasil yang diberikan berdasarkan BI 7 Day Reverse Repo Rate.dan spread 195 bps (biasanya). Acuan tersebut akan menjadi imbalan minimum, apabila suku bunga di sedang di bawah acuan awal tidak akan berubah imbalan yang diterima. Namun, apabila BI 7 Day Reverse Repo Rate. sedang naik, imbalan yang didapat juga akan naik.

Kelebihan lainnya adalah pajak yang dikenakan lebih rendah dari depostio, yaitu 15% tiap transaksi. Keuntungan lainnya adalah bisa berkontribusi kepada negara secara langsung. SUN yang terbitkan biasanya memiliki tujuan yang berbeda-beda. Misalnya ada yang untuk pembangunan pendidikan, insfrastruktur hingga pembiayaan APBN lainnya.

BACA JUGA : Apa itu SUKU Tabungan ?

Kekurangannya adalah kita tidak bisa membelinya sewaktu-waktu karena penerbitannya sudah terjadwal dan ada kuotanya. Jadi apabila kita terlebat SBR atau SUKUK harus menunggu seri selanjutnya yang imbal hasilnya bisa lebih rendah atau lebih tinggi.

Kemudian jangka waktu yang diberikan hanya ada satu, yaitu 2 tahun. Walaupun kita bisa melakukan early redemption saat sudah berjalan satu tahun. Namun, terlihat tidak sefleksbiel tabungan deposito. Tentu saja hal ini dipengaruhi dari kebutuhan Anda.

Kelebihan SUN Ritel

  • Imbal hasil lebih tinggi dari depoisto
  • Imbal hasil bisa naik, tetap punya nilai minimal (floating with floor)
  • Pajak lebih rendah
  • Berkontribusi ke negara secara langsung

Kekurangan SUN Ritel

  • Pembelian tidak fleksibel
  • Tidak bisa compound interest
  • Jangka waktu tidak fleksibel
So itulah perbandingan Depostio dan Surat Utang Negara (Ritel). Mana yang lebih meungutngkan tergantung dari kebutuhan atau gaya investasi dari sobat sendiri. Kalau bisa kedua-duanya kenapa tidak ? Masriski.com

Kamis, 14 Februari 2019

Konfirmasi Otomatis di Manulife Asset Management

Konfirmasi Otomatis di Manulife Asset Management

MASRISKI.COM - HALO BRAY. Baru-baru ini, Manulife Asset Management sudah membuka metode pembayaran baru untuk pembelian produk reksa dana yang mereka berikan. Sekarang kita sudah bisa Konfirmasi Otomatis di Manulife Asset Management untuk nasabah pengguna bank BCA.

Konfirmasi Otomatis di Manulife Asset Management

Sebelumnya untuk pengguna metode pembayaran transfer bank harus mengirimkan bukti pembayaran kepada customer service Manulife Asset Management dahulu.Sekarang untuk pembelian dengan metode transfer bank BCA tidak perlu melakukan hal ini lagi.

Walaupun secara waktu konfirmasi manual tergolong cepat. Namun, unutk beberapa orang hal ini dianggap kurang praktis karena kita harus mengirim email dahulu agar transaksi kita bisa dikonfirmasi dahulu oleh pihak Manulife Asset Management.

Sistemnya adalah dengan menambahkan tiga digit unik saat hendak melakukan pembayaran. Dan nominal tiga digit tersebut tidak hilang bray, melainkan juga diakumulasikan dalam pembelian reksa dana ini. Dan sejauh ini, konfirmasi otomatis dengan transfer bank BCA di Manulife Asset Management juga tergolong cepat. Dalam hitungan jam saja sudah dapat dikonfirmasik oleh mereka.

Sebelum membayar sejumlah uang yang ingin dibelikan produk reksa dana. Nasabah akan mendapatkan kode konfirmasi yang bisa dimasukan sebelum atau sesudah melakukan transaksi pembelian dalam bentuk pesan singkat.

Nah, sobat yang tertarik untuk berinvestasi dalam bentuk reksa dana bisa langsung ke website Manulife Asset Management, yaitu klikmami.com. Sobat juga bisa memasukan kode referal dari saya, yaitu "RISKIJVZ"

Manulife Asset Management memiliki banyak sekali jenis. Mulai dari pasar uang hingga saham. Selain itu tersedia dalam bentuk syariah juga bray. Misalnya reksadana saham syariah, reksadana obligasi saham dan sebagainya.