Minggu, 03 November 2019

Kelebihan dan Kekurangan Reksadana Pasar Uang

kelebihan dan kekurangan reksadana pasar uang

MASRISKI.COM - Reksadana adalah himpunan dana masyarakat yang dikelola oleh manajer investasi. Jenisnya sendiri ada bermacam-maca, ada reksadana pasar uang, pendapatan tetap, campuran dan saham. Masing-masing memiliki profil keuntungan dan resikonya. Pada kesempatan kali ini akan kita bahas Kelebihan dan Kekurangan Reksadana Pasar Uang.

Kelebihan Reksadana Pasar Uang

Resiko Yang Rendah


Kebijakan penempatan reksdana selalu diatur oleh peraturan. Untuk reksadana pasar uang harus ditempatkan 100% pada efek yang memiliki jatuh tempo maksimal satu tahu,. Biasanya manajer investasi akan menempatkan dana pada deposito bank atau surat utang yang jatuh temponya kurang dari satu tahun. Jadi secara resiko yang akan dihadapi sangat kecil karena sama saja saat kita melakukan deposito di bank.

Imbal Hasil Stabil

Dibandingkan dengan depostio, reksadana pasar uang bisa lebih besar dari deposito karena dikombinasikan dengan surat utang yang jatuh tempo kurang dari satu tahun. Imbal hasil dari deposito ini memang relatif stabil dan naik dari waktu ke waktu. Lagi-lagi seperti halnya deposito di Indonesia yang sudah dipasarkan secara nilai mendapatkan kenaikan.

Minimal Investasi Rendah

Keuntungan lainnya adalah minimal dana yang dibutuhkan sangat rendah. Bahkan beberapa manajer investasi pada reksadana pasar uang hanya memberikan minimum pembelian sebesar Rp 10.000 saja. Namun, dengan nominal yang kecil jangan harapkan imbal hasil yang maksimal. Dengan minimbal pembelian yang rendah, cocok untuk sobat seperti pelajar, mahasiswa dan orang awam yang ingin belajar lebih dalam seputar reksadana.

Bebas Biaya

Kelebihan reksadana pasar uang lainnya adalah bebas biaya pembelian dan penjualan. Jadi RD pasar uang ini sangat likuid karena tidak harus menunggu jangka waktu tertuntu agar dibebaskan dari biaya. Selain itu, seperti reksadana pada umumnya, tidak dikenakank pajak karena bukan merupakan objek pajak. Lalu juga tidak ada biaya yang harus kita bayarkan pada manajer investasi, bank kustodian dan lainnya karena nilai unit yang kita beli sudah termasuk dari biaya-biaya tersebut.

Kekurangan Reksadana Pasar Uang

Imbal Hasil Rendah

High risk, high return  dan low risk, low return. Imbal hasil yang diberikan oleh RD Pasar uang memang relatif lebih rendah dibandingkan dengan reksadana lainnya. Rata-rata imbal hasil yang diberikan adalah 5-7 & per tahunnya. Namun, imbal hasil yang ditawarkan tetap stabil. Memang untuk jangka panjang imbal hasilnya kurang maksimal. Hal ini berlaku apabila kondisi pasar dalam kondisi normal. Sebab, saat ekonomi kurang stabil seperti akhir-akhir ini RD pasar uang bisa memberikan imbal hasil lebih besar. Misalnya saja Sucorinvest Sharia Money Market yang bisa memberikan imbal hasil year to date ( Januari - Oktober) 5% saat kondisi IHSG memberikan year to date 0,2% saja.

Siapa Yang Cocok Reksadana Pasar Uang ?

reksadana pasar uang

Reksadana pasar uang ini cocok untuk sobat yang baru belajar tentang investasi khususnya reksdana. Sembari mempelajari lebih dalam, kita menempatkan pada pasar uang karena memang likuid dan bebas biaya-biaya. RD pasar uang juga sangat cocok untuk sobat yang memiliki karakter investor konservatif yang tidak tahan adanya turun-naik (fluktuasi) nilai investasi. Terakhir, RD pasar uang cocok untuk investasi jangka pendek, yaitu 1 tahun- MASRISKI.COM

0 komentar:

Posting Komentar