Senin, 11 November 2019

Reksadana Pendapatan Tetap. Pengertian dan Keuntungannya

KEUNTUNGAN REKSADANA PENDAPATAN TETAP


MASRISKI.COM - Reksadana selanjutnya disingkat RD adalah salah satu produk investasi yang bisa dikatakn cocok untuk semua orang. Ada empat jenis reksdana yang masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Pada kesempatan kali ini akan kita bahas reksdana pendapatan tetap, mulai dari pengertiannya hingga keuntungan dan kelebihannya.

Pengertian Reksadana Pendapatan Tetap

RD PT adalah reksadana yang berfokus pada efek yang memberikan pendapatan tetap. Produk yang biasanya dibeli oleh manajer investasi adalah utang atau surat utang, baik korporat maupun negara. Secara peraturan, komposisi dari RDPT adalah 0 - 80% pada instrumen pendatapan tetap. Kemudian 0 - 20 % untuk instrumen pasar uang.

BACA JUGA : Mau Beli Surat Utang Negara Ritel ? Ini Jenis dan Keuntungannya

Kelebihan Reksdana Pendapatan Tetap

Secara karakeristik produk, insturmen pendapatan tetap mampu memberikan imbal hasil yang lebih besar dari instrumen pasar uang. RDPT secara rata-rata mampu memberikan imbal hasil 10 - 15 %/tahun tergantung pada karakteristik dan performa dari manajer investasi. Kemudian fluktuasi harga tetap ada, tetapi relatif lebih stabil karena secara karakter produk, RDPT memiliki resiko yang moderat atau menengah.

BACA JUGA : Kelebihan dan Kekurangan Reksadana Pasar Uang

Kekurangan Reksadana Pendapatan Tetap

Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, RDPT masih terdapat fluktuasi atau naik turunnya harga unit. Hal ini berbeda apabila dibandingkan dengan RD pasar uang yang relatif naik terus dalam waktu ke waktu. Namun, apabila yang dibandingkan dengan RD saham fluktuasi harga RDPT sangat stabil. Untuk investasi jangka panjang di atas 5 tahun akan kurang maksimal karena imbal hasilnya di bawah imbal hasil RD pasar saham. Kekurangan selanjutnya kurang agak kurang general karena tidak berlaku pada semua produk RDPT, yaitu minimal harga. Ada beberapa produk yang minimal pembeliannya lumayan besar, jadi sobat harus memfilter produk RDPT yang minimal pembelian awal dan pembelian lanjutan sesuai kemampuan.

Siapa Yang Cocok Reksadana Pendapatan Tetap

RDPT ini cocok untuk Anda yang mulai memahami resiko dalam investasi reksadana. Namun, Anda belum berani berpindah menjadi tipe agresif. Untuk itu, reksadana ini memberikan imbal hasil yang moderat dengan resiko yang moderat pula. Dalam keadaan normal, imbal hasil RDPT ini di atas RD pasar uang, tetapi di bawah RD pasar saham. Reksadana tipe ini juga cocok untuk investasi dengan tujuan jangka menengah, yaitu 1 - 3 tahun.

Untuk itu, sobat tetap perlu memiliki produk RD pendapatan tetap yang sesuai dengan kriteria sobat, karena ada yang konvensioan dan syariah. Kemudian juga disesuaikan dengan kemampuan belinya dan terpenting adalah kinerja masa lalunya.

0 komentar:

Posting Komentar